Baterai Smartphone Dengan Waktu Recharge 30 Detik Akan Muncul Tahun 2016
RUMOR - Dengan teknologi smartphone yang semakin berkembang, saat ini satu-satunya cara untuk membuat ponsel tahan lama adalah dengan memberikan baterai berkapasitas besar. Dengan kapasitas yang besar, maka diperlukan waktu yang lebih lama untuk mengisi ulang. Qualcomm telah menemukan teknologi Quick Charge 2.0 (yang digunakan pada Samsung Fast Charging dan Motorola Turbo Charger), tetapi masih membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengisi penuh baterainya.
Saat ini, teknologi ini adalah salah satu yang tercepat bila dibandingkan dengan smartphone-smartphone jadul yang memerlukan waktu lebih dari 3-4 jam untuk mengisi penuh baterai. Perlombaan teknologi memberikan keuntungan bagi banyak pihak, baik dari pihak manufaktur maupun konsumen. Para teknisi di seluruh dunia saat ini dikabarkan sedang mencari teknologi terbaik untuk mengisi ulang baterai dengan waktu yang singkat.
Bulan lalu, ada kabar yang menyebutkan bahwa para peneliti di Nanyang Technology University, China sedang berusahan untuk memproduksi baterai smartphone yang bisa diisi ulang hingga 70% dalam waktu dua menit. Sekarang, sebuah perusahaan Israel, StoreDot, dikabarkan telah menemukan cara untuk men-charge baterai dalam waktu tidak lebih dari 30 detik saja.
Menurut Reuters, StoreDot telah berhasil mengembangkan baterai tersebut, hanya saja ukuran yang terlalu besar untuk smartphone tampaknya menjadi masalah. Perusahaan tersebut sedang berupaya untuk memperkecil dimensi baterai dan bisa digunakan pada tahun 2016, dimana baterai tersebut bisa digunakan untuk menyokong smartphone selama satu hari setelah proses isi ulang 30 detik.
Untuk membuat baterai tersebut, StoreDot berpegang pada nanotechnology. Lebih jelasnya, menggunakan "nanodots" yang merupakan molekul peptida dari bio-organik yang membuat baterai bisa mengisi ulang dengan cepat dan mempertahankan tenaganya.
Menariknya, Reuters mengklaim bahwa StoreDot disokong dana oleh salah satu pembuat smartphone terbesar di Asia yang tidak boleh disebutkan namanya, bersama dengan Roman Abramovich, yang juga kita kenal sebagai pemilik klub sepak bola Liga Inggris, Chelsea.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar